header-int

Catatanku : Pembelajaran di Rumah Karena Wabah Covid 19

Jumat, 22 Mei 2020, 06:49:42 WIB - 59 View
Share
Catatanku : Pembelajaran di Rumah Karena Wabah Covid 19

Cibadak, 22 Mei 2020. Wabah covid 19 memberikan dampak yang cukup besar ke berbagai aktivitas  baik pendidikkan maupun perekonomian,saat wabah tersebut masuk ke Indonesia banyak masyarakat yang terkena dampak virus tersebut,sehingga banyak kegiatan yang harus dikurangi.

Begitu juga dengan sekolah langsung diberhentikan diganti dengan pembelajaran di rumah secara online,mulanya terpikirkan dengan belajar online di rumah akan menyenangkan karena bisa memberikan pembelajaran kepada anak sambil mengerjakan pekerjaan rumah itu mungkin yang ada dalam benak ibu-ibu khususnya saya.

Saya mulai sibuk membuat grup kelas dari mulai minta email kepada guru mata pelajaran juga kepada anak didik membuat pembelajaran melalui geogle classroom,dan grup wa masing-masing kelas yang saya ajar,ternyata tidak semudah yang dibayangkan…..

Minggu ke-3 di bulan Maret 2020 mulai pembelajaran online di rumah, saya mulai mencoba di geogle classroom dari 36 siswa perkelas yang berkunjung hanya 10 orang begitupun degan kelas-kelas yang lainnya,apa lagi untuk kelas VII yang harus banyak dimaklum karena mereka belum terbiasa dengan menggunakan internet.

Karakter anak memang tidak sama ada yang antusias ada yang biasa-biasa saja,melihat kondisi seperti itu akhirnya saya putuskan pembelajaran melalui wa grup masing-masing kelas, Alhamdulillah ada peningkatan anak mulai aktif untuk bertanya,walaupun ada beberapa anak yang diam saja entah memang sudah paham atau bingung apa yang mau ditanyakan.

Minggu berikutnya saya mulai memberikan tugas yang harus dikerjakan dan di share ke grup kelas,banyak anak yang mengerjakan tepat waktu tapi ada juga yang telat beberapa hari baru mengirim tugas dengan alasan  baru mengisi quota…..ada juga menunggu kakak pulang kerja karena tidak punya hp jadi mau pinjam punya kakak kadang miris juga ternyata tidak semua anak mempunyai hp.

Sebenarnya menurut saya ada baiknya juga pembelajaran di rumah secara online apabila ditunjang dengan fasilitas yang memadai banyak hah-hal positif yang didapat oleh anak juga guru sebagai pengajar anak belajar bertanggung jawab dan disiplin dengan mengerjakan tugas-tugas pembelajaran dari guru yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.

Saya sebetulnya gaptek dengan IT jauh kalah dengan teman-teman di sekolah tapi dengan adanya pembelajaran online ini terpaksa harus bisa walaupun harus bertanya pada teman kalau ini bagaimana…..kalu itu caranya gimana akhirnya jadi tahu juga.

Ternyata tidak mudah pembelajaran jarak jauh tidak seperti di kelas langsung tatap muka dengan anak apalagi pada saat anak bertanya kita harus dengan sabar menjelaskan kembali satu persatu. Kadang ada lucunya juga ada anak yang mengisi absen tapi tugasnya tidak dikerjakan,baru dikerjakan tiga hari kemudian dengan kata “maaf bu baru isi quota”……

Dengan adanya pembelajaran jarak jauh ini kita jadi tahu dengan berbagai prilaku anak yang satu dengan yang lainnya, banyak juga manfaatnya dengan adanya pembelajaran jarak jauh ini,tapi karena mungkin terlalulu lama pembelajaran di rumah banyak juga anak yang mengeluh ingin sekolah belajar bersama di kelas…..”kapan sih bu sekolah lagi?” selalu pertanyaan seperti itu,rindu dengan teman juga suasana sekolah.

Kadang saya juga rindu mengajar di kelas bersama mereka dengan celotehannya yang seringnya tidak nyambung…….tapi itulah anak-anak kelas tujuh yang prilakunya masih seperti anak sekolah dasar walau sering diingatkan  bahwa mereka bukan SD lagi tapi sudah menjadi anak SMP, tapi yang sering mengganggu pikiran saya adalah anak yang tidak mempunyai hp,apalagi email mereka harus menunggu kakaknya atau ayahnya pulang kerja baru bisa mengerjakan tugas.

Anak-anak banyak yang mengeluhkan ingin belajar lagi seperti biasa bertemu guru dan teman,mereka bilang “susah bu belajar jarak jauh lebih enak belajar bersama di kelas” memang kebanyakan yang menjadi penghambat adalah tidak punya quota malah handphonenyapun tidak punya……

Sebentar lagi Penilaian Akhir Tahun,saya pun sudah menginformasikan kepada anak-anak apa saja yang harus dipersiapkan untuk PAT nanti tentunya juga untuk anak yang belum mempunyai email ternyata ada yang sudah punya ada yang belum dan ada juga email punya kakaknya,ramailah dengan berbagai pertanyaan”bolehkan bu pakai email punya kakak masalahnya susah bikin emailnya”

Banyak hal-hal yang ditemukan pada anak-anak dengan adanya pembelajaran di rumah terutama karakter dari masing-masing anak walaupun tidak semua anak yang abai dengan tugas pembelajaran di rumah…..mungkin harus ada kerja sama dengan orang tua agar pembelajaran di rumah bisa berjalan dengan lancer.

Itulah yang saya alami selama pembelajaran di rumah bersama anak-anak,selama wabah virus yang belum juga hilang hingga saat ini………

 

                                                                                                                                                        

                                                                                                                                                                By :Zurma Wariyanti, S.Pd ( Guru Mata Pelajaran PPKn/Prakarya)

Unidha SMP Negeri 3 Cibadak adalah salah satu sekolah negeri yang ada di kecamatan Cibadak yang berdiri sejak tahun 1999 yang asalnya merupakan sekolah kelas jauh dari SMPN 1 Cibadak. Lokasi dan gedungnya merupkan hibah dari STM Pertanian (SMKN 1 Cibadak)
Copyright © 2016 - 2020 © SMPN 3 Cibadak Citaidola. All Rights Reserved. Alamat : Jl. Raya Karang Tengah No. 691 Kec. Cibadak, Alamat Email: info@smpn3cbd-citaidola.sch.id , Nomor Telp (0266) 531115; 531536 Nomor Fax :(0266) 531536 Nomor HP Sekolah : 085721571761. Follow SMPN 3 Cita Idola : Facebook Twitter Linked Youtube